Tuesday, December 16, 2014

Hang Out Jakarta | Freedom of Expression | Juli, 2011 | by Fauzya Harahap


Sebelumnya saya ucapkan selamat atas terbitnya Madre. Bisa ceritakan sedikit tentang kesibukan Anda saat ini?

Saat ini saya lebih banyak di rumah. Selain sedang tidak ada babysitter jadi harus full menjaga anak-anak, saya juga memang merencanakan untuk fokus menulis 1-2 tahun ini untuk menyelesaikan serial Supernova, jadi membatasi kegiatan di luar rumah.

Madre, how did you come up with the title?

Adonan biang di Italia disebut "Pasta Madre" (adonan ibu), dari sana saya mengambil nama "Madre". Pemilihan judul Madre untuk kumpulan cerita ini sendiri dikarenakan Madre adalah cerita terpanjang sekaligus yang paling baru yang saya tulis dalam kumpulan tersebut.

Apa yang menginspirasi seorang Dee dalam penulisan Madre?

Untuk kumpulan ceritanya sendiri, saya memang sesekali membuat cerita lepas, entah novel pendek, cerpen, puisi, dll. Setelah cukup banyak terkumpul, biasanya saya jadikan kompilasi, seperti Filosofi Kopi (2006). Madre juga sama. Isinya adalah kumpulan karya saya selama 5 tahun terakhir. Cerita Madre sendiri saya dapatkan idenya ketika ikut kursus membuat roti dan menjadi tahu tentang adonan biang yang bisa "dipelihara" sampai ratusan tahun. Bagi saya itu menarik. Di samping itu saya juga memang kepengin bikin cerita tentang makanan.

Apakah ada pesan dalam noveI Madre yang ingin Anda sampaikan kepada pembaca?

Banyak aspek yang disajikan dalam Madre, tentang keberanian menjalin komitmen, tentang harmonisasi antargenerasi, hidup dengan perbedaan, dll. Saya tidak pernah bertujuan secara spesifik untuk menyampaikan pesan tertentu pada pembaca. Saya rasa, setiap pembaca akan memetik nilai/pesan/apa pun dari tulisan saya, sesuai dengan pemahaman dan filter mereka masing-masing.

Hal tersulit apa yang sering ditemukan dalam proses penulisan novel-novel Anda?

Sejujurnya, yang paling menantang bagi saya saat ini adalah menata waktu untuk menulis. Berhubung anak bungsu saya masih balita dan butuh pengawasan ekstra, di samping mengurus rumah tangga dan kegiatan domestik lainnya, sangat menantang untuk bisa punya waktu khusus dan rutin menulis.

Kabar baik tentang novel terbaru sejauh ini, mungkin respons dari pembaca?

Sejauh ini responsnya sangat baik. Penjualan juga bagus. Bahkan penerbit saya menyebut fenomena Madre ini sebagai anomali, karena biasanya animo terhadap kumpulan cerpen biasanya tidak seantusias animo terhadap novel. Tapi antusias pembaca pada Madre luar biasa.

Buku apa yang sedang Anda baca sekarang?

Saat ini lebih banyak baca untuk riset novel berikut. Di luar riset, saya baru sempat membaca satu novel dari researcher/historian favorit saya Graham Hancock, judulnya Entangled. Isinya kurang lebih riset Graham Hancock dikemas dalam bentuk fiksi.

Menurut seorang Dee, Freedom of Expression itu apa?

Kebebasan berekspresi, dalam berbagai bentuk. Tidak hanya seni dan yang terwujud. Tapi juga dalam bentuk intention.

Random question. Kalau Anda mempunyai kesempatan untuk makan malam dengan seseorang, hidup atau mati, siapa dan kenapa?
 
Einstein. Kalau melihat karya dan juga membaca filosofinya atas hidup, saya tertarik ingin berbincang dengan beliau perihal semesta dan spiritualitas.